Adab Makan dan Minum Sesuai Sunnah
Nahh sobat kali ini kita akan membahas tentang adab makan dan minum yaa, pastinya sesuai dengan sunnah Rosulullah.1. Makan dan minum diawali dengan basmalah

“Wahai Ghulam, sebutlah nama Allah (bismillah) makanlah dengan tangan kananmu dan mkanlah makanan yang ada di hadapanmu” (H.R. Bukhari dan Muslim)Dengan mengucapkan doa akan membuat makanan yang kita makan menjadi berkah, makanan yang berasal dari rezeki yang halal dan dimasukan ke dalam tubuh dengan cara yang baik pula akan membuat badan menjadi ringan untuk beribadah.
2. Tidak makan secara berlebihan
“Makan dan minumlah dan jangan berlebih lebihan..” (Q.S. Al A’raf: 31)Bahkan Allah sudah menuliskannya dalam Alquran bahwa ketika makan dan minum kita dilarang untuk berlebih lebihan. Kenapa? Ternyata tidak baik untuk kesehatan.
Makan yang berlebihan akan membuat tubuh menghasilkan radikal bebas yang siap mengancam kesehatan. Meningkatkan kadar kolesterol dan membuat asam urat menjadi tinggi. Selain itu juga akan mengganggu pencernaan dan bisa mengakibatkan radang lambung.
Jantung yang bekerja terlalu keras akan mengakibatkan dia menjadi kelelahan dan dampaknya bisa terkena penyakit jantung.
Nahh rahasia dibalik sunnah Rosulullah ini memang unik yaa, jadi jangan sepelekan tentang sunnah karena pasti ada manfaat yang tidak disangka sangka.
3. Tidak meniup makanan
Meniup makanan saat panas sepertinya sudah menjadi kebiasaan yaa, padahal itu bukan adab makan dan minum sesuai sunnah.Meniup makanan akan menyebabkan tersebarnya mikroorganisme, virus, dan bakteri yang selanjutnya akan masuk dalam tubuh dan menyebar ke seluruh badan.Contohnya orang yang menderita penyakit TBC yang kadang tidak disadari pengidapnya dan akan mudah menular melalui pernafasan. Jika penderita TBC meniup makanannya bisa jadi akan menyebar ke makanan kita.
4. Mengambil makanan yang terdekat

“Bacalah Basmalah & ambillah makanan yg ada didekatmu.” (H.R. Bukhari)Yaa, ini berkaitan dengan kesopanan, tidak jarang ketika menghadiri suatu acara yang kemudian dihidangkan banyak makanan maka lebih baik mengambil makanan yang ada di dekat kita.
Walaupun ada makanan disana yang sangat kita senangi tapi letaknya jauh. Rasanya tidak etis ketika tangan kita kemana mana untuk mengambil makanan. Untuk lebih baiknya meminta bantuan teman yang dekat dengan makanan tersebut sehingga akan mendekat pada kita dan mudah untuk mengambilnya.
5. Makan dan minum sambil duduk tidak berdiri
Sesuai hadits adab makan dan minum,“Sesungguhnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam melarang seseorang untuk minum berdiri”. Qatadah (seorang tabi’in) berkata : “Kami bertanya kepada Anas, ‘Bagaimana dengan makan sambil berdiri?’ Anas menjawab, ‘Yang demikian itu lebih jelek dan lebih buruk.” (HR. Muslim).Menurut penelitian membuktikan bahwa di dalam ginjal seperti ada pintunya. Nahh pintu ini adalah penyaringan darah sebelum darah di edarkan ke seluruh tubuh.
Saat makan dan minum sambil berdiri maka saringan ini akan tertutup sehingga makanan yang masuk ke tubuh tidak disaring dan langsung diedarkan dengan darah.
Sedangkan saat duduk maka makanan dan minuman yang masuk akan disaring terlebih dahulu. Penyaringan ini akan memfilter zat zat berbahaya yang masuk ke tubuh.
6. Makan dengan bersama sama
Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Makan satu orang itu cukup untuk dua orang. Makanan dua orang itu cukup untuk empat orang. Makanan empat orang itu cukup untuk delapan orang.” (H.R. Muslim)Makan secara bersama sama memang sepertinya terlihat enak yaa. Makan secara bersama akan meperlihatkan kerukunan dan kebersamaan dari semua orang yang ada disana.
Makan bersama akan memudahkan pembagian makanan, jika makanan sedikit tapi dimakan bersama akan saling menyisihka makanan untuk yang belum kenyang, tapi jika makan sendiri sendiri makanan yang sisa bisa jadi terbuang.
7. Tidak mencaci makanan
Pengertian adab makan dan minum menurut sunnah berarti melakukan makan minum sesuai contoh yang diberikan Rosulullah. Yang terakhir kita bahas yaitu tidak mencaci makanan.“..makanannya gak enak, rasanya aneh, aku gak suka..”
“..kok ada yaa orang masak dan hasilnya makanan seperti ini, siapa yang mau makannya..”
Nahh mencela makanan bukanlah sunnah Rosulullah, makanan yang diperoleh adalah hasil dari mencari rezeki di jalan yang halal tapi kenapa disia siakan seperti itu.
Ketika makanan yang ada tidak kita sukai lebih baik diam dan tidak memakannya, tapi kalau suka segera memakannya bukan malah mencelanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar